met berkunjung

Dan jika kamu menghitung-hitung nikmat Allah, niscaya kamu tak dapat menentukan jumlahnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang
Tampilkan postingan dengan label Hati. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hati. Tampilkan semua postingan

01 Agustus 2017

Sahur dan Kue dadar gulung


Ini sebenernya tulisan lama,sekitar tahun 2011 tapi baru kali ini terposting .Selama ini tersimpan di DRAFT dan udah kelupaan kalo pernah nulis tentang cerita Ramadhan 1432 H di Site
Dimana saat itu gw masih kerja di Perusahaan Tambang di daerah Maluku Utara.

Cerita tentang ramadhan itu sebenernya mo dilanjutin, tapi malah kelupaan

Terusss..tentang fhoto yang terlampir ini adalah fhoto gw bareng Karnaen Supervisor Mine Plant Engineering ( MPE ) yang berbaju biru telor asin dan Reza Paremedic di Klinik TBP yang berbaju mirip Barcelona.
Yang ambil fhoto ini sepertinya Robert Glenn Hutapea, orang Batak yang tinggalnya di Depok
Saat itu lagi mampir ambil Ticket Peswat untuk pulang ke Jakarta
Lokasi fhoto di salah satu rumah yang disewa oleh Perusaahan sebagai kantor perwakilan sementara yang beralamat di Jl,Rambutan Link II Ternate.Maluku Utara

Ini cerita saat itu :



Ini kali kedua gw ngejalanin puasa ramadhan di Halmahera Selatan ,Maluku Utara
Saat tulisan ini gw buat, mas Gun motoris speed boat sedang mengkumandangkan azdan subuh di Masjid Arrahman TBP.

Hari ini hari ke delapan di ramadhan 1432 H..Gw berharap semoga hari ini lebih baik dari hari kemaren..hari yang mengantukkan...bayangin aja ,kemaren dar jam 11.30 siang sampe jam 13.30..harus ikut meeting. dan ngedengerin Tausiyah nya Mr.Kety dr negeri jiran Malaysia yg ngebahas ttg Struktur Organisai.
Mata rasanya sampe susah di melek2in,maklum biasanya jam segitu lagi berleha leha menikmati istirahat siang dikamar.
Pagi ini..gw makan sahur dengan udang goreng saus ABC...yang sebelumnya didahului sepotong KUE DADAR GULUNG sisa tadi sore saat buka puasa....uffs bukan sisa sih..tapi memang itu kue belom sempet dimakan..kelupaan...makanya sayang kalo gak dimakan....sebentar ...saya off dulu..mau sholat subuh..insyaAllah nanti di lanjutin lg..gw mau cerita ttg cara bikin kue dadar...eetss..salah...ttg sahur...





20 September 2013

Alam nan indah



Bunga itu mekar dan gugur..
Bintang berpendar dan nantinya hancur....
Bumi, mentari, bimasakti, bahkan semesta ini akan tiba hari kala mereka mati...
Hidup seorang manusia jika dibandingkan pada itu semua, tak lebih dari satu kedipan mata (QS ar-Rahman, 55: 26).

Dalam serba fana ini, manusia lahir, tertawa, menitikkan air mata, berjuang, terluka, merasa bahagia, menyesak duka, membenci dan mencinta. Kesemuanya itu sungguh singkat.

Dan akhirnya, dia jatuh pada tidur panjang dan dalam yang disebut dengan kematian. 
Dan kematian bukanlah suatu kesimpulan. Ia hanya sebuah perpindahan. Pintu memasuki hidup di atas hidup.

Hidup yang sesaat namun teramat beresiko ini, pasti akan ada akhirnya.
Dan kita nanti akan hidup selama-lamanya; tidak satu abad, tidak pula dua abad; akan tetapi berabad-abad lamanya dan tidak akan ada ujungnya. 
Kapan? Nanti saat kita semua memulainya melalui pintu kematian.

Kematian adalah akhir kehidupan dunia, namun awal bagi kehidupan akhirat. Bagaimana keadaan kita di akhirat, adalah bagaimana keadaan kita saat di dunia.

Jika sejarah dunia tertulis dengan tinta kebaikan, maka kebaikan itu akan  terekam dalam lembar yang sangat indah. Namun jika lembaran dunia banyak memoles keburukan amal, maka akan sangat legam dan hitamlah kehidupan akhiratnya. Na’udzubiLlah.
Semua hamba Allah yang mendiami planet bumi-Nya ini ,pasti akan berpulang 
Harusnya menjadi nasehat berharga buat kita yang masih hidup.
Rasul berpesan melalui Amar bin Yasir r.a, 

Kafaa bil mauti maw’izhotan,
 "Cukuplah kematian menjadi nasehat dan peringatan.”

Jika hari ini kita mendoakan orang orang yang telah wafat. Boleh jadi, besok giliran kita yang akan didoakan. Karena kita semua pasti akan mengalami kematian.

Bukankah, semua makhluk yang bernyawa sudah divonis mati oleh Allah.
 Kullu nafsin dzaa iqatul maut, [QS. Ali Imran [3] ; 19] 

Berarti saat ini sebenarnya kita sedang menantikan vonis kematian. 
Kita sejatinya sedang mengantri menuju gerbang kematian.
Karena kita sudah divonis mati oleh Allah, menjadi tidak penting di mana kita mati dan kapan kita mati; 
Tapi lebih dari segalanya, menjawab dan mempersiapkan diri dalam kondisi apa kita mati.
Teramat besar harapan kita, kelak saat kita dipanggil untuk segera pulang ke hariabaan-Nya,

InsyaAllah kita semua wafat dalam keadaan terbaik; membawa iman, dalam keadaan sedang menikmati lezatnya taat di jalan Allah, berserah diri dalam Islam, bersih-suci lahir dan batin, dan dalam keadaan lisan kita berakhir dengan kalimat tauhid; Laa ilaaha illa Allah! Wafat dalam keadaan husnul khootimah.

Ya Allah, perkenankan kepada kami bertaubat sebelum kami wafat, kami dapat rahmat-Mu di detik-detik kematian kami, dan kami pun dapat ampunan-Mu setelah kami wafat. Ringankan semua dosa kami menghadapi goncangan sakaratul maut. Kelak jadikan kami,  sebagai penghuni surga-Mu. Dan kelak Engkau pertemukan kami di taman indah surga-Mu. Aamiin!” 


Diedit dari : republika online

02 Maret 2013

Kaca mate Cinte


Kawasi 2/3/2013. Didunia ini pastinya bakalan kite temuin  macem macem tabiat orang, nyang satu sama laennya pasti berbeda. Oleh sebab itu kite  perlu menata kehidupan dalam berinteraksi sama orang lain, karena sifat orang itupan beda beda.Ada nyang gampang kesinggung, ada nyang  biasa saja, menerima  segala yang ada

Buat ngadepin orang  nyang macem macem  tadi ,orang bijak bilang “pandai-pandailah meniti buih” atau ibarat main layangan, kapan di tarik dan kapan di ulur, ya disesuaikan ke mana arah angin bergerak.
Jangan gampang emosi atawa mudah tersinggung,

Teman yang baik, cuma  ngeliat kebaikan ente doang, walaupun kesalahan ente seabrek abrek. Musuh yang jahat, juga ada diseputeran kita,.Mereka kerjanya cuman ngelihat kesalahan ente doang,gak peduli  kabaikan ita juga banyak.
Di mata orang yang dengki, yang suka berpikir negatif, semua kebaikan kita dianggap salah , buruk dan kotor semua. Sementara di mata orang yang bijak, yang berpikir positif, , yang terlihat di matanya semua baik, benar dan indah.

Hadapilah semua  manusia dengan cinta dan kebijaksanaan ente, maka akan kita temuin begitu banyak manusia yang baik, benar dan menyenangkan. 

Namun, bila kita hadapi manusia dengan kedengki dan kebencian, maka dihadapan kita tak ada manusia yang baik, yang benar dan yang menyenangkan, yang terlihat dimata kita cuman kedengkian dan kebencian  Setan palin seneng banget sama sifat semacam ini.
Dan pastinya hati kita semakin nelangsa dan panas karenanya. 

Mana yang ente pilih, kacamata cinta atau kebencian ? 

Keduanya akan berdampak langsung dan tidak langsung dengan hati kita, wajah kita dan perbuatan kita terhadap orang laen.
Diakui apa enggak, wajah kita akan berkerut, senyum hilang begitu saja dan wajah kita akan semakin kusut, karena adanya kedengkian dan kebencian idalam hati.


Nyok ..Jangan biarkan kehidupan kita yang pendek ini diisi dengan penuh dengki, kebencian, iri hati, kecewa, mengeluh, putus asa dan berbagai macam penyakit hati yang lainnya. 
Hidup ini hanya sekali, setelah itu mati. Apa yang akan kau bawa saat kematianmu tiba? 

Bila penyakit hati yang kita bawa, yakinlah bukan doa kesalamatan yang kita dapatkan,tetapi rasa syukur manusia atas kematian kita,
Jika kita meninggalkan dunia ini.Mereka akan senang dan gembira, ,karena dianggap telah menyusahkan orang lain akibat dari  kebencian dan iri hati kita
Bahkan ada yang sangat bahagia bila kita mati.

Nyok..
Jadilah kita manusia yang baik dan bermanfaat bagi orang lain, lakukanlah kebaikan, sekecil apapun yang kitabisa.
Jadilah ente teman yang baik, jika gak bisa, jangan ente sakiti mereka ! 

Hubungi via :